Pasangan mata uang GBP/USD, seperti halnya pasangan EUR/USD, tidak mampu melanjutkan pergerakan naiknya pada hari Rabu, ketika menguji garis Senkou Span B pada time frame harian namun gagal menembusnya pada upaya pertama. Kami menilai jeda saat ini semata-mata bersifat teknikal. Pound Inggris dengan cepat dan mudah memulihkan lebih dari 50% setelah penurunan hampir 700 poin, tanpa adanya faktor geopolitik yang signifikan. Karena alasan ini, kami beranggapan bahwa faktor geopolitik, jika tidak sepenuhnya tersisih ke latar belakang, setidaknya sedang berada dalam masa transisi.
Apa makna blokade Selat Hormuz bagi Donald Trump? Sesungguhnya, dampaknya tidak terlalu signifikan. Kapal-kapal dari Iran tidak bisa berlayar ke luar atau masuk ke pelabuhan, dan kapal-kapal asing juga terhalang. Namun, apa yang diharapkan dari tindakan ini? Blokade itu membatasi pemasukan uang ke Iran dari penjualan minyak. Tindakan ini baru berlangsung selama dua hari. Berapa lama Trump berniat menempatkan armada militernya di Teluk Persia sebelum mereka menjadi target serangan rudal dan drone Iran? Saat ini, hampir semua media dipenuhi dengan berita bahwa pembicaraan antara Iran dan AS mungkin dapat dilanjutkan hari ini. Oleh karena itu, Iran mungkin memilih untuk tidak menyerang kapal Angkatan Laut AS karena masih ada sedikit harapan untuk negosiasi dengan pihak Washington. Namun, situasi semacam ini tidak akan bertahan selamanya. Jika Iran tidak dapat menjual minyaknya ke arah timur, cepat atau lambat mereka akan mulai menyerang Angkatan Laut AS.
Trump kemungkinan besar menyadari hal ini. Jika Iran menyerang kapal AS, Washington harus merespons dengan cara yang sama. Namun, bagaimana itu bisa terjadi ketika Trump sendiri menyatakan bahwa perang telah berakhir dan semua tujuan tercapai? Bagaimana hal ini bisa dijalankan sementara kelanjutan perang akan merugikan peluang Partai Republik dalam pemilihan bulan November? Dari sini, dapat disimpulkan bahwa Donald Trump memiliki kepentingan untuk tidak meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, menangkal terjadinya konflik baru, dan menarik kapal-kapal AS kembali ke pangkalan mereka. Kami percaya situasi ini akan berkembang seperti yang diprediksi.
Beberapa analis juga mencatat bahwa dengan memberlakukan blokade di Selat Hormuz, Trump telah menargetkan Tiongkok. Namun, minyak Iran hanya menyuplai 8% dari total minyak yang diimpor Tiongkok. Meskipun delapan persen terbilang signifikan, kami beranggapan bahwa Tiongkok bisa mengatasi masalah ini tanpa kesulitan besar. Dengan demikian, keseluruhan operasi militer di Timur Tengah tampaknya hampir tidak ada artinya, sementara Trump terus berupaya mengubah situasi sulit menjadi terlihat positif. Perlu dicatat bahwa Iran, yang telah menghadapi sanksi global selama sekitar 50 tahun dan tidak bisa menjual minyak di pasar internasional, pada akhirnya akan mampu bertahan meski ekspor terhenti selama sebulan. Atau apakah kapal-kapal AS akan terus berpatroli di selat itu selamanya? Drone Iran memiliki pandangan yang berbeda.

Volatilitas rata-rata pasangan GBP/USD selama 5 hari perdagangan terakhir adalah 81 pip, yang dikategorikan sebagai "rata-rata." Pada Kamis, 16 April, kami memperkirakan pergerakan dalam rentang yang dibatasi oleh 1.3488 dan 1.3650. Kanal atas regresi linear telah berbalik turun, yang mengindikasikan perubahan tren. Indikator CCI telah memasuki zona jenuh beli dan membentuk divergensi "bearish", yang memberi sinyal potensi pullback turun.
Level Support Terdekat:
S1 – 1.3550
S2 – 1.3489
S3 – 1.3428
Level Resistance Terdekat:
R1 – 1.3611
R2 – 1.3672
R3 – 1.3733
Rekomendasi Trading:
Pasangan mata uang GBP/USD terus melanjutkan pemulihannya setelah dua bulan gejolak geopolitik. Kebijakan Donald Trump akan terus memberikan tekanan pada perekonomian AS; oleh karena itu, kami tidak memperkirakan dolar akan menguat pada 2026. Dengan demikian, posisi buy dengan target 1.3916 dan lebih tinggi tetap relevan selama harga berada di atas moving average. Jika harga berada di bawah garis moving average, posisi sell dapat dipertimbangkan dengan target 1.3367 dan 1.3306 berdasarkan faktor geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, hampir semua berita dan peristiwa berdampak negatif terhadap pound Inggris, yang memicu tren turun berkepanjangan. Geopolitik tetap menjadi faktor kunci, namun pengaruhnya mulai berkurang.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
Channel regresi membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya mengarah ke arah yang sama, hal itu menunjukkan tren yang kuat.
Garis moving average (pengaturan 20.0, smoothed) mendefinisikan tren jangka pendek dan arah pergerakan yang sebaiknya diikuti dalam trading.
Level Murray berfungsi sebagai level target bagi pergerakan dan koreksi.
Level volatilitas (garis merah) menunjukkan kisaran harga yang diperkirakan akan menjadi kanal pergerakan pasangan ini untuk hari berikutnya, berdasarkan pembacaan volatilitas saat ini.
Masuknya indikator CCI ke area jenuh jual (di bawah -250) atau area jenuh beli (di atas +250) menandakan bahwa pembalikan tren ke arah sebaliknya sudah mendekat.